A. Kutipan
1. Pengertian Kutipan
Kutipan adalah pengulangan satu ekspresi sebagai bagian dari yang lain, terutama ketika ekspresi yang dikutip itu terkenal atau secara tersurat dihubungkan dengan kutipan ke sumber aslinya, dan ditandai oleh (diselingi dengan) tanda kutip.
Sebuah kutipan juga dapat merujuk pada penggunaan berulang bentuk ekspresi lain, terutama bagian dari karya seni: unsur-unsur sebuah lukisan, adegan dari film, atau bagian dari suatu komposisi musik.(Wikipedia)
2. Prinsip - Prinsip Mengutip
Ada beberapa prinsip dalam mengutip seuatu tulisan atau karya, prinsip-prinsip tersebut diantaranya :
1.) Nama penulis ditulis pada bagian permulaan kalimat
Contoh: “Gordon (2006) melaporkan bahwa bahan dasar harus tersedia dengan cukup untuk menjamin kelancaran proses produksi”.
2.) Nama penulis ditulis pada tengah kalimat
Contoh: ”Meskipun komunikasi formal sangat penting bagi organisasi besar, seperti dilaporkan oleh (Purwanto, 2006:134), namun kurang menguntungkan bagi sudut pandang individual maupun perusahaan”.
3.) Nama penulis ditulis pada akhir kalimat
Contoh: ”Salah satu keunggulan komunikasi nonverbal adalah kesahihannya atau realiabilitas (Suzuki, 2000).”
4.) Bila jumlah penulis ada 2 atau 3, maka semua nama penulis harus disebutkan dan dikutip dengan menggunakan kata “dan” atau tanda “&”.
Contoh: ”Menurut Evans dan Maxwell (2008:56) faktur pajak merupakan bukti pungutan pajak dan dapat digunakan sebagai sarana untuk mengkreditkan pajak masukan”.
5.) Bila terdapat enam atau lebih penulis, maka dikutip menggunakan et al atau dkk.
Contoh: ”Bauran Pemasaran atau Marketing Mix tersebut merupakan alat yang dapat dipergunakan oleh pengusaha untuk mempengaruhi konsumennya” (Gitosudarmo dkk, 1992:64).
6.) Seluruh kutipan menggunakan font yang sama dengan teks utama.
7.) Tahun yang tidak diketahui dikutip sebagai no date. Rujukan pada cetak ulang dikutip dengan tahun publikasi asli di dalam kurung siku.
Contoh: (Marx [1867] 1967, p. 90).
3. Macam-Macam Kutipan
Terdapat bermacam-macam jenis kutipan, antara lain kutipan langsung dan kutipan tidak langsung.
1.) Kutipan Langsung : Kutipan yang issinya sama persis denagan kutipan aslinya, atau sumber yang di ambil untuk mengutip. Dalam hal ini kita tidak boleh merubah isi dari sumber yang kita kutip
2.) Kutipan Tidak Langsung : Kutipan yang merupakan ringkasan yang telah kita buat sendri dari sumber kutipan yang kita ambil. Penulisan kutipan tidak langsung menyatu dengan isi tulisan yang kita buat tanpa disertai tanda kutip.
B. Catatan Kaki
1. Pengertian Catatan Kaki
Pernyataan ilmiah yang kita gunakan dalam tulisan kita harus mencakup beberapa hal. Pertama kita harus mengidentifikasikan orang yang membuat pernyataan tersebut. Kedua, kita harus pula dapat mengidentifikasikan media komunikasi ilmiah tempat pernyataan itu dimuat atau disampaikan. Ketiga, harus pula dapat mengidentifikasikan lembaga yang menerbitkan publikasi ilmiah tersebut serta tempat dan itu tidak diterbitkan, tetapi disampaikan dalam bentuk seminar, maka harus disebutkan tempat, waktu dan lembaga yang melakukan kegiatan tersebut.
2. Unsur - Unsur
a.) Untuk Buku
· Nama pengarang (editor, penterjemah), ditulis dalam urutan biasa, diikuti tanda koma (,).
· Judul buku, ditulis dengan huruf kapital (kecuali kata-kata tugas), digarisbawahi.
· Nama atau nomor seri, kalau ada.
· Data publikasi:
o Jumlah jilid, kalau ada
o Kota penerbitan, diikuti titik dua ditulis
o Nama penerbit, diikuti koma di antara.
o Tahun penerbitan. tanda kurung
· Nomor jilid kalau perlu.
· Nomor halaman diikuti titik (.)
b.) Untuk Majalah
· Nama pengarang.
· Judul artikel, di antara tanda kutip (“...”).
· Nama majalah, digarisbawahi.
· Nomor majalah jika ada.
· Tanggal penerbitan.
· Nomor halaman.
3. Tujuan Membuat
Catatan kaki atau footnote digunakan untuk:
· pendukung keabsahan penemuan atau pernyataan penulis yang tercantum di dalam teks atau sebagai petunjuk sumber;
· tempat memperluas pembahasan yang diperlukan tetapi tidak relevan jika dimasukkan di dalam teks, penjelasan ini dapat berupa kutipan pula;
· referensi silang, yaitu petunjuk yang menyatakan pada bagian mana/halaman berapa, hal yang sama dibahas di dalam tulisan;
· tempat menyatakan penghargaan atas karya atau data yang diterima dari orang lain.
4. Teknik Penulisan
a.) Harus disediakan ruang secukupnya di bagian bawah halaman tulisan
b.) Beri garis di bagian bawah baris terakhir dari teks di tiap halaman
c.) Beri nomor penunjukan di bawah garis dengan jarak cukup dan menjorok ke dalam 5-7 ketukan
d.) Catatan kaki baris pertama dituliskan setelah nomor penunjukan
e.) Jika lebih dari 1 baris, dituliskan dari tepi margin, tanpa ikuti penjorokan baris pertama
f.) Jarak spasi dalam catatan kaki 1 spasi, antar catatan kaki 2 spasi kalau ada dalam halaman yang sama.
Daftar Pustaka
- Computeraddict13
Jumat, 18 November 2016
Kutipan dan Catatan Kaki
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar